Serunya liburan di kampung

Liburan kemarin aku pergi ke Bandung sama anak-anakku, kebetulan ada acara dengan keluarga besar disana. Kami berangkat hari Jumat malam sepulang dari kantor dengan meminjam supir dari kantor suami (kebetulan suami berhalangan ikut). Kami sampai di rumah Bandung kira-kira jam 10 malam (agak lambat karena tadi dijalan sedikit macet).

Begitu adzan subuh, anak-anakku spontan melek 100 watt, gimana enggak sebelah rumah mama itu mesjid keluarga, kebayang donk suaranya kalau pas adzan. Mereka langsung sibuk minta pergi ke sawah, minta naik becak, minta jalan-jalan pokoknya heboh deh (subuh gitu loh masih gelap). Untuk menyenangkan mereka akhirnya pagi begitu matahari mulai naik, aku ajak anakku ke sawah keluarga, wah mereka seneng banget liat kerbau, sama petani disana (hari itu pas lagi ada panen padi) ada yang lagi motongin padi, ada yang lagi memisahkan padi dari tangkainya dan juga ada yang memasukan padi ke karung. Selain itu kira-kira 50 meter dari kami berdiri ada juga petani yang lagi membajak sawah dengan kerbaunya. Wah mereka seneng bener deh. Terus kami liat mamang yang lagi mengambil pisang, pisang itu kulitnya masih muda tapi begitu dimakan manisss banget. Pokoknya enaknya poll deh (sayang sekali cameranya tertinggal di rumah jadi momen ini tidak bisa diabadikan). Namun kesenangan hari itu terganggu saat kami mendengar ada beberapa famili yang sakit keras. Selanjutnya kegiatan hari pertama di Bandung kami isi dengan mengunjungi keluarga yang sakit.

Hari minggu pagi-pagi sekali anak-anak udah bangun. he..he..he.. mereka nagih janji kemaren buat naik becak. Kami coba menelusuri sawah tapi tidak ada lagi kegiatan panen seperti hari sebelumnya. Akhirnya kami memutuskan melihat balong ikan (kolam ikan) kepunyaan Mamang. Anak-anakku minta mancing, tapi sayang pancingannya tidak ada akhirnya kami cukup liat-liat aja disitu.

Akhirnya kami memutuskan jalan-jalan naik becak keliling kampung. Kami memakai 2 becak, sambil sahut-sahutan tampak sekali kegembiraan diwajah mereka. Kebetulan kalau hari minggu di lapangan ada pasar kaget. Kami pun pergi kesana, wah banyak banget PKL (Pedagang Kaki Lima) disana, dari tukang makanan, minuman, kue-kue sampe mainan anak-anak. Dan sudah bisa ditebak bukan Evan namanya kalau tidak minta apapun yang dia liat. Wah cukup sulit mengajak Evan untuk beranjak dari tempat itu. Akhirnya dengan membeli mainan seharga Rp 8.000, bisa juga dia diajak pulang. Tentu saja naik becak lagi he..he..he..he… (norak yah, maklum deh di Jakarta enggak ada becak jadi baru kali ini mereka naik becak)

One response to “Serunya liburan di kampung

  1. Wah enak nih, seru banget liburannya. Sayang si Ayah gak ikutan ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s