Terhitung mulai hari ini keputusan besar telah diambil oleh suamiku tercinta yaitu Mandiri. Jadi mulai hari ini dia hanya berstatus “on call based”. Hal ini dilakukan dalam upaya mewujudkan cita-citanya untuk memiliki kantor sendiri yang akan dia rintis bersama teman-temannya. Sejauh ini sih sudah berjalan, tapi dengan berubahnya status menjadi “on call based” ini berarti harus semakin gencar nih cari proyeknya karena gak akan ada lagi yang dicover sama perusahaan. Ayo Ayah Tetap semangat yah….. jangan lupa jaga kesehatan yah.
Archive for June 11th, 2009
Sebenarnya ini bukan kejadian yang pertama kali, hal ini pertama kali terjadi waktu anakku yang kecil (Evan) masuk RS karena sakit DB. Pada saat aku sedang menunggui anakku di RS tiba-tiba Blackberry ku bunyi. Lalu saat aku terima telphonenya, orang diseberang telphone berkata kalau dia ingin bicara dengan Pan Ansor. Kemudian aku jawab “maaf mbak salah sambung, ini bukan nomornya Pak Ansor !” begitu jawab saya. Eh dia gak percaya sambil menyebutkan nomor saya yang diakuinya sebagai nomornya Pak Ansor. Sekali lagi saya bilang ” anda salah sambung ini bukan nomornya Pak Ansor, nomor yang anda sebutkan itu memang benar nomor saya tapi ini bukan nomornya Pak Ansor” eh itu orang gak pake babibubebo lagi nuduh aku bohong terus dia bilang kalau aku berusaha menyembunyikan Pak Ansor ditambah lagi dengan kata-kata yang kasar.
Mengalami kejadian seperti itu aku langsung berpikir “wah sakit jiwa nih orang” akhirnya karena kata-katanya yang kasar lama kelamaan emosiku jadi terpancing juga. Karuan aja aku maki-maki dia, sampe aku bego-begoin dan goblog-gobloin tuh orang dan langsung telphonenya aku matiin. Selama 4 hari aku di RD, aku nemerima telphone itu sebanyak 2 kali dan dengan situasi yang gak jauh berbeda.
Setelah beberapa minggu tanpa gangguan dari orang tersebut eh ternyata hari ini aku kembali dapat telpone yang sama yaitu mencari Pak Ansor dan kembali aku mengatakan kalau nomor ini bukan milik Pak Ansor, seperti yang sudah aku duga orang itu gak percaya dan marah-marah, akhirnya sebelum orang itu berkatsa-kata ysng lain lagi aku minta supaya tidak lagi mencari Pak Ansor di nomor tersebut dan langsung telponenya saya matikan (BT mode on). Duuhh sebeelll bener deh…